Senin, 20 Oktober 2014

Silaturahmi itu Menambah Rezeki


Rezeki datang lewat manusia. Kalau Anda mengurung diri di kamar, rezeki tidak akan sekonyong-konyong muncul dari balik pintu. Dalam dunia pemasaran, salah satu prediktor kesuksesan staff penjual adalah keluasan relasi. Bahkan dalam industri asuransi, tes klasik yang diberikan untuk para calon agen adalah membuat “Daftar 100 Nama” orang-orang yang mengenal dan dikenal calon agen.
Pada pertengahan tahun 1970-an, Sosiolog Harvard bernama Mark Granovetter mempublikasikan risetnya yang kemudian menjadi karya monumental mengenai cara orang mendapatkan pekerjaan. Apa yang ditemukannya masih valid hingga sekarang, yaitu bahwa mayoritas orang mendapat pekerjaan melalui koneksi pribadi. Namun, satu temuan yang mengejutkan Granovetter adalah bahwa koneksi tersebut umumnya bukan teman atau saudara dekat. Si penerima kerja hanya sesekali dalam setahun bertemu dengannya.
Teman atau saudara jauh tersebut efektif dalam memberi informasi pekerjaan—menurut Granovetter—karena dia tahu banyak orang yang tidak Anda kenal, berbeda dengan kebanyakan relasi teman dan keluarga dekat Anda yang umumnya juga Anda kenal. Bersilaturahmilah dengan orang yang lama tidak Anda jumpai, seperti kawan sekolah dulu, saudara jauh, atau mantan rekan kerja, maka Anda berpeluang mendapat informasi berharga untuk bisnis atau pekerjaan Anda.

Pertukaran pikiran yang dilakukan melalui silaturahmi juga seringkali menghasilkan kesimpulan-kesimpulan brilian yang tidak kita peroleh dengan berpikir sendiri. Don Tapscott dan Anthony William dalam Wikinomics dengan gamblang menjelaskan kekuatan dahsyat kolaborasi, melalui “silaturahmi maya” yang memunculkan raksasa-raksasa baru seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan lainnya. Konsep dasar wikinomics adalah bahwa kolaborasi terbuka menghasilkan output yang lebih hebat dibandingkan bila membatasi diri dalam kelompok tertutup

Sumber: MajalahKesehatan.com

Minggu, 19 Oktober 2014

Silaturahmi itu Memanjangkan Umur


Lebaran identik dengan silaturahmi. Kita menyempatkan diri untuk mengunjungi tetangga, keluarga, kerabat dan handai-taulan untuk saling bermaaf-maafan dan berbagi kebahagiaan. Banyak dari mereka yang kita temui di hari lebaran adalah orang yang mungkin hanya bertemu setahun sekali dengan kita.
Silaturahmi memang paling banyak dilakukan di masa lebaran, namun sebenarnya kita dianjurkan untuk rajin bersilaturahmi sepanjang tahun (tidak hanya terbatas di masa lebaran) dan dilarang untuk memutuskan silaturahmi. Ada hadits (perkataan Nabi Muhammad SAW) yang menganjurkan kita agar rajin bersilaturahmi, karena silaturahmi memperpanjang umur dan memperbanyak rezeki. Sedemikian pentingnya silaturahmi, sampai-sampai orang yang memutus silaturahmi terancam masuk neraka.
Memperpanjang Umur
Dengan bersilaturahmi, kita akan lebih bahagia. Hanya dengan mengirimi sms, pesan bbm atau email, orang yang kita sapa akan merasa bahagia. Terlebih lagi bila kita telepon atau kunjungi. Bayangkanlah roman muka sahabat Anda yang berbinar lantaran Anda menyempatkan mampir ke rumahnya. Juga, nada bahagia ibu Anda mendengar suara cucunya lewat telepon. Kebahagiaan seperti itu mengurangi stres dan memperpanjang umur. Antara tahun 1965- 1974, dua ahli epidemi penyakit mempelajari gaya hidup dan kesehatan 4.725 penduduk Alameda County, California. Mereka menemukan bahwa angka kematian tiga kali lebih tinggi pada orang yang ‘kuper’ dibandingkan dengan mereka yang aktif secara sosial. Studi yang sama terhadap penduduk Seattle, dipublikasikan tahun 1997, menemukan bahwa pasangan keluarga yang secara sosial aktif membutuhkan biaya kesehatan lebih rendah dan lebih jarang sakit dibandingkan mereka yang penyendiri.
Riset puluhan tahun yang dilakukan MacArthur Foundation mengenai penuaan di AS menyimpulkan bahwa dua prediktor utama kesehatan manula adalah frekuensi silaturahmi dengan sanak-keluarga dan kehadiran dalam pertemuan-pertemuan. Perjumpaan positif antar manusia dapat menurunkan kadar hormon pemicu stres epinefrin/norepinefrin dan kortisol dalam darah. Sebaliknya, hormon yang memperkuat rasa saling percaya dan ikatan emosi, oksitosin dan vasopresin, justru meningkat. Ilmuwan juga menduga bahwa silaturahmi memicu dua neurotransmitter penting: dopamin, yang meningkatkan daya konsentrasi dan rasa bahagia, dan serotonin, yang mengurangi ketakutan dan kecemasan.

Sumber: MajalahKesehatan.com

Jumat, 17 Oktober 2014

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan Saat Wawancara Kerja




Sebelum berangkat untuk wawancara kerja di satu perusahaan, sangat penting bagi Anda untuk membuat daftar pertanyaan yang kemungkinan akan ditanyakan pewawancara, dan mempersiapkan jawabannya.

Mempersiapkan jawaban yang baik akan membantu Anda untuk tidak panik, menjawab dengan baik, dan meningkatkan kepercayaan diri Anda.

Berikut ini ada 10 pertanyaan wawancara yang paling sering ditanyakan untuk mencari kelemahan pencari kerja. Sepuluh pertanyaan ini sangat tepat untuk Anda gunakan untuk berlatih wawancara kerja. Sepuluh pertanyaan tersebut adalah:

1. “Apa kelemahan Anda?”
Cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan meminimalkan kelemahan dan menekankan pada kekuatan Anda.
Sampaikan hal-hal profesional yang Anda anggap sebagai kelemahan anda daripada berkonsentrasi pada kualitas pribadi negatif. Kemudian, sampaikan pula bahwa Anda terus melakukan sesuatu untuk memperbaiki diri sendiri secara profesional dalam rangka memperbaiki kelemahan Anda tersebut.

2. “Ceritakan tentang diri Anda.”
Mungkin pertanyaan ini terdengar standar dan sangat sederhana, namun kenyataannya tidak sesederhana pertanyaannya.
Jangan menjawab dengan apa-apa yang sudah Anda tulis dalam CV, terutama apabila Anda diminta menjelaskan dalam waktu yang singkat dan dibatasi.
Sampaikanlah fokus pada pendidikan, pengalaman kerja, dan kegiatan atau pekerjaan Anda yang terakhir. Di sela-sela menjelaskan, selipkan poin kelebihan Anda yang menonjol.

3. “Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?”
Pertanyaan ini cukup menjebak, dan Anda harus benar-benar bisa memberikan alasan yang baik untuk menjawabnya.
Cara terbaik menjawabnya adalah dengan merangkum semua pengalaman kerja Anda yang menurut Anda akan bermanfaat bagi perusahaan.
Tunjukkan dengan penuh percaya diri dan terlihat bahwa Anda sungguh berharap bergabung di perusahaan ini.

4. “Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami?”
Pewawancara menanyakan pertanyaan itu semata-mata untuk memastikan bahwa Anda sungguh-sungguh tertarik pada pekerjaan ini dan bukan hanya sekedar coba-coba.
Sebagai pelamar kerja Anda harus meyakinkan pewawancara bahwa Anda serius dan sangat tertarik dalam pekerjaan yang Anda lamar. Tunjukkan dengan bahasa verbal, dan juga bahasa tubuh yang mendukung pernyataan Anda.

5. “Apa visi Anda? Bagaimana Anda melihat diri Anda lima tahun ke depan?
Daripada berbicara tentang masa depan yang jauh, akan lebih baik bila Anda menjawab dengan fokus ke visi jangka pendek atau menengah Anda.
Sangat baik pula jika Anda melibatkan perusahaan dalam membahas tujuan profesional Anda. Contohnya, sampaikan bahwa Anda melihat diri Anda sebagai menjadi bagian dari perusahaan dan membantu dalam mencapai tujuan dan misi itu.
Banyak pewawancara menanyakan pertanyaan ini untuk melihat motif sebenarnya dari si pelamar, apakah ia sungguh-sungguh ingin berkarir di perusahaan ini, atau hanya sebagai batu loncatan dan pengalaman untuk selanjutnya pindah ke perusahaan lain.

6. “Mengapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda saat ini?”
Ini pertanyaan yang cukup sulit, biasanya digunakan pewawancara untuk melihat profesionalisme serta kemampuan pelamar untuk tetap pada pekerjaan.
Jangan sekali-kali menjawabnya dengan menyebutkan hal negatif tentang atasan atau perusahaan Anda saat ini atau sebelumnya.
Lebih baik Anda menjawabnya dengan jawaban bijaksana bahwa Anda mencari kesempatan baru yang lebih baik untuk meningkatkan pengetahuan profesional Anda.

7. “Apakah Anda merasa puas dalam pekerjaan Anda?”
Hati-hati menjawab pertanyaan ini, karena jawaban yang tidak meyakinkan bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan itu.
Konsentrasilah untuk membahas pada hal-hal yang memotivasi Anda daripada berprasangka buruk pada pekerjaan Anda sebelumnya.
Ini akan memberi kesan bahwa Anda adalah karyawan yang baik karena dapat  menahan diri membuat pernyataan buruk tentang pekerjaan Anda sebelumnya, ditambah lagi ini akan memberikan perusahaan masa depan Anda ide-ide tentang bagaimana mememotivasi karyawan mereka.

8. “Apa yang dapat Anda lakukan untuk kami, yang calon lain tidak bisa tawarkan?”
Banyak pelamar bingung saat diajukan pertanyaan ini karena takut bahwa jawaban mereka tidak cukup baik seperti yang diharapkan perusahaan.
Percaya diri dan fokuslah untuk membahas poin-poin positif diri Anda dan kualifikasi pekerjaan yang Anda anggap penting dan relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

9. “Apa tiga hal positif akan atasan terakhir Anda katakan tentang Anda?”
Sebutkanlah sifat-sifat positif Anda baik sebagai pribadi dan sebagai seorang karyawan yang tidak hanya dilihat oleh atasan Anda sebelumnya tetapi juga oleh karyawan lain sejawat Anda. Ingat-ingat apa komentar positif dari atasan Anda sebelumnya yang ia sampaikan atau tertulis melalui penilaian kinerja Anda.

10. “Berapa gaji yang Anda cari? Atau berapa banyak gaji yang Anda harapkan?”
Saat pewawancara menanyakan persyaratan gaji Anda, biasanya berarti mereka menyukai Anda dan mulai mempertimbangkan Anda untuk menjadi bagian dari perusahaan.
Beberapa perusahaan bahkan akan menanyakan riwayat gaji Anda dari pekerjaan sebelumnya. Anda harus bisa bernegosiasi gaji. Bacalah tulisan tentang trik-trik bernegosiasi gaji.
Persiapan yang baik akan membawa hasil yang baik pula. Pastikan Anda sudah memiliki jawaban yang baik, menuliskannya, dan berlatih sendiri ataupun dengan teman Anda sebelum berangkat menuju lokasi wawancara. Semoga berhasil.

Sumber: blogkarir.com

Uniknya Sedekah

Hitungan matematika manusia dengan Allah itu berbeda, misalkan hitungan manfaat ibadah menurut agama:
-     1+1 = 27 (manfaat shalat jamaah)
-     10-1 =19 (manfaat sedekah)
-     1x6 = 365 (manfaat puasa syawal)

Sebenarnya, setiap kali kita bersedekah, akan mendorong roda ekonomi berputar lebih produktif, bahkan membuka pintu rezeki banyak orang.
-     Katakan, anda memberi uang kepada pengemis
-     Dengan uang itu, si pengemis dapat membeli nasi bungkus
-     Itu berarti, si penjual nasi dapat menjalankan usahanya, menafkahkan keluarganya, membuka rezeki bagi karyawannya serta pemasoknya (pemasoknya itu bisa sipenjual sembako).
-     Roda ekonomi pun berputar lebih produktif

Nah, sebenarnya kita mau sedekah ke siapa? Sama orang miskin? Ntar mereka tambah malas! Sama institusi? Ntar malah disalahgunakan! Begini, mereka yang menanam kebaikan akan menuai kebaikan, yang menuai keburukan juga akan menuai keburukan. Yang penting tetap berusaha sedekah tepat sasaran. Namun demikian, sekalipun sedekah kita tidak tepat sasaran, yakinlah balasanNya tepat sasaran, tidak mungkin meleset!

Pesan nabi:
-     Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah
-     Obatilah penyakitmu dengan sedekah
-     Perbanyak sedekah, sebab sedekah memeperpanjang umur
-     Bersegeralah sedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah
Khalifah Ali juga berkata: “pancinglah rezeki dengan sedekah”

Nah, mengacu pada berbagai dalil, manfaat sedekah diantaranya:
-     Memudahkan urusan
-     Melipatgandakan rezeki
-     Memudahkan jodoh
-     Memudahkan keturunan
-     Memelihara kesehatan
-     Memanjangkan umur
-     Menolak bala.

Para pakar mengatakan:
 Uang dapat membeli kebahagiaan, ketika anda membagikannya” Brendan Borrell di majalah ilmiah Nature edisi maret 2008.
- Melakukan sesuatu yang positif terhadap orang lain akan memperkuat sistem kekebalan tubuhProf David McClelland di risetnya.
- Menolong orang lain dapat mengurangi sakit, mengurangi stres, meningkatkan endorfin, dan meningkatkan kesehatan. Ini berdasarkan survei yang melibatkan 3000 sukarelawan dan lebih dari 90% mengaku demikian, disampaikan oleh Allan Luks dibukunya.
-  Lihatlah mendiang Bunda Theresa, walaupun dia menyentuh langsung orang-orang yang sakit, namun dia sendiri tetap sehat. Jelas sudah, sifat dermawannya telah menyehatkan dan memanjangkan umur

Menurut Mbah Google, Bill dan Melinda Gates menempati posisi teratas dalam daftar 50 orang paling dermawan di AS. Forbes menempatkan pasangan tersebut pada posisi terhormat, karena tahun 2013 mereka telah mendonasikan hartanya sebesar 2.65 milyar USD (31,8 Triliun) guna memerangi penyakit, reformasi pendidikan serta berbagai inisiatif lain. Selama masa hidupnya pasangan ini telah menyumbang sebesar 30.2 milyar USD atau sekitar 37 persen dari nilai kekayaan yang mereka miliki.
Sementara Mark Zuckerberg CEO sekaligus pendiri Facebook menempati posisi kelima dalam daftar orang paling dermawan di AS. Zuckerberg pada tahun 2013 menyumbang sebesar 991 juta USD (11,9 Triliun) untuk pendidikan dan kesehatan. Pimpinan Facebook tersebut telah menyumbang 1.5 milyar USD selama masa hidupnya atau sekitar 4 persen dari nilai kekayaannya. Fantastis!


“Bersedekah tangan kanan, kiri tidak tahu”, ini benar, tapi kalau bisa “sedekah tangan kanan, ajak juga tangan kiri, hehe..

Sumber: Internet & Buku 7 Keajaiban Rejeki Ippho Santosa

Kamis, 16 Oktober 2014

Cara menampilkan Scroll Bar pada Mic. Word 2007


1.  Tampilan awal yang di inginkan 

2. Pada Mic.Word klik Office Button disudut kiri atas

3. Klik Word Option

4. Klik Advanced, pada Display centang Show Horizontal Scroll Bar dan Show Vertical Scroll Bar



5. Selesai




Selasa, 22 Oktober 2013

Trik Pencapaian Prestasi Pelajar


Sebagaimana pengalaman penulis dulu ketika belajar disekolah, walau gak terlalu hebat namun uda cukup menakut-nakuti saingan. Hhe.
Dalam belajar juga butuh cara, agar lebih cepat tau dan tidak tertinggal.
Kalau sekolah jangan hanya sekedar sekolah, mesti berprestasi, mesti ada cerita indah ketika nanti selesai. Kalau sekolah kemudian prestasinya sama dengan rata2 kebanyakan, maka hanya menjadi yang biasa, mestinya harus luar biasa.
Kalau sekolah hanya untuk mencari teman, menghilangkan suntuk dirumah, menghindari pekerjaan rumah, atau dan lain-lain, mending cari kerja aja deh. Karena setiap orang pasti tujuan sekolah ialah ujung2 nya bisa masuk kuliah dan kemudian kerja. Intinya KERJA (menghasilkan uang). Nah, kalau gitu, daripada sekolah kemudian menyusahkan ortu dan guru, mending nyari uang, jadi pengusaha aja. Jadi pengusaha itu gak perlu ijazah.
Tapi berhubung topiknya biar berprestasi menjadi pelajar, maka kita kesampingkan dulu yang gak sekolah.
Fokusnya ialah sekolah kemudian pengen pinter dan bisa berprestasi dengan tidak ingin menjadi siswa biasa, mampu mengukir prestasi walau hanya tingkat kelas.
Baik. Saya kasi Triknya, diantaranya :

  1. Niatkan ingin menjadi terbaik dengan juara kelas. Ya, semuanya dimulakan dengan niat. Nah, untuk menjadi juara, maka belajar dari yang juara. Mendekatkan diri dan ikuti cara juara dalam belajar dan beraktifitas, kalau bisa pun duduk dekat dengannya. Juara disini maksudnya juara 1. Intinya Ingin Menjadi Terbaik, belajar dari yang terbaik.
  2. Tuliskan impiannya dibuku diary, atau kalau bisa tempel di mading kamar. Tulis gede-gede ”JUARA 1, SEMESTER DEPAN, PASTI BISA”. Nah ini untuk memacu semangat dan mengingatkan kita masing2 bahwa kita punya tujuan. Tentunya usaha harus dilebihkan, waktu tidur harus dikurangi, waktu bermain2 dan nongkrong bersama teman2 dikurangi, dan lain2 yang kelihatan sia2 yang tidak mengarah ke tujuan kita ”menjadi juara 1”
  3. Berdoa. Nah karena saya nulisnya acak. Sebenarnya ini urutan pertama dan utama. Harus ada ibadah yang kuat dan dibantu dengan doa. Insya Allah kalau kita dekat denganNYA, kita akan dibantu olehNYA. Yakinlah.
  4. kemudian yang perlu diketahui adalah trik belajar. Pertama sukai dulu gurunya, ini jalan memudahkan kita paham terhadap pelajaran yang bersangkutan. Setelah itu, kuasai pelajarannya, caranya? Kalau saya dulu (cerita sedikit pengalaman) belajar sambil ngafal, rupanya hafalan ini bertahan hanya ketika ujian saja, setelah nya menjadi lupa. Kemudian saya temukan cara baru, yaitu membaca dan menulis. Membaca dan menulis ini dilakukan berulang2 terhadap apa yang ingin dikuasai. Misalkan pelajaran matematika, menguasai rumus. Maka baca rumus itu dan tuliskan. Tuliskan berulang2 sampai 10 kali. Hal ini berguna ketika dalam menjawab soal ujian, selain pikiran yang coba mengingat, ada tangan juga yang mengingat (karena sudah mencoba menulis berulang2 sampai 10x). Itu terkait angka2, nah kalau pelajarannya yang lain, misalkan b.indonesia, ekonomi, sejarah, dll, sama juga caranya. Dibaca, kemudian ditulis berulang2.
  5. Bersahabat dengan buku. Kalau disekolah ada perpustakaan, maka pinjamlah bukunya. Walau nantinya tidak terbaca, yang penting ada usaha untuk pinjam dan cari tahu. Usahakan setiap minggunya ada buku yang di pinjam. Kemudian pastikan setiap buku pelajaran ditaruh ditempat yang layak, bukan dilantai, bukan tercecer dimana-mana. Ini adalah bentuk penghargaan kita terhadap buku. Buku itu kan sumber ilmu, ilmu itu berharga, maka hargailah buku. Simpanlah ditempat yang layak dengan rapi.
  6. Sering Kunjungi perpustakaan dan internet. Cari bahan yang baru dipelajari atau akan dipelajari.
  7. Baca meskipun hanya 1 lembar. Misal untuk pelajaran besok. Luangkan waktu dimalam harinya untuk mengulas pelajaran yang sudah dipelajari tadi dan belajar yang akan dipelajari besok. Artinya anda sebagai pelajar sudah belajar terlebih dahulu sebelum guru menerangkan. Hal ini penting untuk kelancaran kepahaman anda. Bayangkan anda sudah belajar, kemudian guru menjelaskan kembali, jauh anda lebih paham dan mengingat, karena ada ”pengulangan”. Dan pun anda sebagai pelajar akan lebih respect untuk bertanya, karena anda sudah belajar terlebih dahulu.
  8. Katakan ”saya bisa mengerti, saya bisa paham dan saya bisa juara”. katakan ini berulang2 setiap harinya sebagai afirmasi positif.
  9. Hindari kata negatif dalam bertindak dan berkata2. misalkan anda mengatakan ”saya tidak ingin bodoh, saya bukan orang malas, saya tidak ingin kalah”. Harus dibalik kata2nya, yang memiliki pemaknaan yang sama ”saya pintar, saya rajin dan tekun, saya adalah pemenang”.


Kok Takut Hujan !!

Diberi hujan mengeluh. tidak hujan juga mengeluh. Padahal dalam turunnya hujan pertama mustajabnya Doa.

Banyak orang takut hujan karena katanya bisa sakit kepala, "katanya", kata siapa? kata nenek moyang dulu. hhe. padahal asal usul ini tidak benar. karena bayangkan kenapa hewan tidak ada yang sakit kepala/flu karena kena hujan? kenapa ada sebagian orang sakit kena hujan, ada sebagian lagi yang sehat-sahat aja, padahal sama-sama kena hujan !! nah, saya mengira ini lebih kepada Mindset (Pola Pikir). karena mulanya menganggap hujan akan buat sakit kepala, alhasil anggapannya itu menjadi benar, karena sudah diyakini. bentuk keyakinan ini didapat dari pengamatannya terhadap orang2 yang sakit kena hujan, sehingga kepercayaan ini benar2 sudah menghujam dalam pikiran bawah sadar kita masing2. Kita ketahui bersama pikiran sadar hanya 12%, sedangkan pikiran bawah sadar itu 88%, artinya lebih dominan.

Nih saya beri trik agar gak sakit kalau ada hujan, dibaca baik2 ya dan diamalkan, hhi..

1. Yakini dan percaya hujan adalah sumber rezeki dan anugrah. kalau sudah pertama percaya hujan itu sakit, ya beneran akan jadi sakit. Karena Allah sesuai prasangka hambanya. lagian ini juga sejalan dengan hukum LOA (Law of Attraction). anda adalah magnet dan  menarik apa yang anda sedang pikir sehingga benar2 terjadi. Nah itu apa yang sedang "dipikir", lebih parah kalau sampai "diyakini" :D

2. Percaya air hujan itu air yang baik. anggap saja air itu sama dengan air bak mandi kita. air yang setiap hari kita gunakan untuk mandi, yang membuat tubuh kita semakin bugar dan fresh.

3. Rasakan setiap tetesan air hujannya yang mengenai kepala dan tubuh kita, dan nikmatilah.

4. katakan "Terimakasih Ya Rabb atas rezeki yang engkau turunkan dari Langit"

5. katakan pada kepala yang pernah sakit karena kena hujan "wahai kepala, tetaplah sehat dan kuat, karena air hujan ini adalah air Rahmat bagi semesta, air yang segar turun dari langit, dan air yang memberi energi"


Semoga tulisan ini bermanfaat :)